Namun pada tahun 90-an, apa yang terjadi dengan perkembangan perangkat lunak, yang mana membuat kita mengisi formulir di semua peraturan pendaftaran yang masih terpaut dalam sistem pekerjaan atau sistem pemerintahan, sehingga mereka atau orang- orang mengikuti aturan sistem, Seperti apakah diri kita dalam menindak lanjuti segala sistem tersebut?
Nah, inilah pentingnya mengetahui tentang soft skill agile atau disebut juga tangkas. Sebelumnya saya ingin menjelaskan apa itu metodologi air terjun atau waterfall jika metodologi air terjun atau Waterfall dalam prakteknya akan ada ekspresi seperti Ayahanda mempunyai Masalah yang mana diwariskan kepada anak cucunya misalkan menjaga dan melestarikan lingkungan bumi kita yang tercinta jadi Waterpark itu metodologi Waterfall itu seperti metodologi warisan turun-temurun. Jadi apa yang terjadi Jika menginginkan metodologi yang baru atau fitur baru ke perangkat lunak yang sudah selesai yang mana setengah pembuatan perangkat lunak nya dan kami tidak dapat menambah fitur. Jadi Apa artinya dari kasus di mana perubahan tadi ditanyakan?Jadi, Mengapa perubahan berubah?apakah karena mungkin, mungkin? karena penambahan fitur tertentu seperti menghapus fitur tertentu memodifikasi hal-hal tertentu yang sudah mengingat apa yang salah dan itulah sebab akibat tidak bisa, itulah yang menjadi permasalahan masalah-masalah kasus besar yang sulit diselesaikan saat itu, dan pada saat itu, kita tidak bisa lakukan dan itu ya itu awal pemikiran diri atau semua orang berubah, Mengapa kita tidak bisa lakukan mungkin karena perubahan itu jadi sebuah poin.
Sekarang, dimanapun bukanlah tentang melakukan perubahan itu sendiri melainkan memainkan upaya tersebut juga membutuhkan biaya biasanya peranan upaya tersebut butuh biaya.
Dalam hal ini akan keluar apa itu permainan atau usaha kemudian di dalam sebuah ruang lingkup tersebut berubah pada saat yang sama seseorang jika perlu melakukan lebih banyak upaya yang akan menunda sesuatu proyek yang mana menjadi proyek yang menjadi proyeknya nya. Misal proyek jadi, pada tahun 90-an mungkin tidak masalah di saat itu karena metodologinya masih sedikit namun pertanyaan besar dimana keinginan seseorang dalam memecahkan masalah ini lebih cepat dan lebih kompleks lebih optimal maka diperlukan suatu cara cara tersebut dinamakan ketangkasan dalam menyelesaikan masalah inilah dimaksud metodologi ketangkasan softskill yang saya maksud AGILE.
Tentunya kita tidak bisa menggunakan metodologi waterfall untuk pengembangan atau penyesuaian masalah tersebut namun masa tersebut juga bisa menggunakan metodologi air terjun atau waterfall Jika memungkinkan namun jika demikian perubahan dari tahun 90-an sampai sekarang atau sekitar 15 tahun sampai 20 tahunan dinamika pasar berubah-ubah perilaku konsumen berubah jadi jika kita melihat Siapa saja yang menggunakan suatu penyelesaian masalah apapun itu memungkinkan suatu produk perangkat lunak atau perangkat keras seperti kita memiliki ponsel atau televisi atau aplikasi software atau aplikasi yang digunakan untuk memenuhi penuhi kebutuhan yang mendesak Karena untuk menyelesaikan masalah tersebut dan pada sistem kita untuk meningkatkan fitur dan fungsional baru itu perlu adanya peningkatan yang tingkatannya lebih lebih lebih dan lebih dan konsumen atau penikmat menginginkannya lebih banyak dan kita memiliki sedikit waktu untuk merespon hal itu itu adalah hal yang ke-2 dalam masalah besar orang-orang di ruang lingkupnya ada banyak persaingan jika kita tidak menanggapi dengan cepat persaingan akan terjadi dan mengambil alih itu harus kan kenapa karena membuat kita dapat mempertahankan dan tumbuh dengan lebih penting lebih baik baik dan itu membuat diri kita menjadi lebih baik dalam memahami dinamika persaingan kerja persaingan dunia kerja yang kita perlu merespon dengan cepat yang mana agak sulit bila masa-masa tersebut datang secara terus-menerus dan cara cepat untuk itu Sepertinya kita harus menggunakan metodologi waterfall dan diperlukan softskill ketangkasan agar bagaimana kita mengatasinya lebih cepat dan lebih baik lebih optimal lebih lebih lebih dan lebih baik tentunya Kenapa menggunakan metode Waterfall tadi karena diperlukan kerjasama antar anak buah manajemen dengan manajemen dan satu perusahaan jadi metodologi ini dimana model Waterfall digunakan mengabaikan melipatkan tim yang mengikuti serangkaian langkah hanya mengacu setengah langkah sebelumnya selesai ya begitu jika hanya menggunakan metodologi Waterfall saja tanpa adanya soft skill dari semua pekerja Jadi terlihat tidak sempurna dampak adanya ketangkasan dari semua elemen tim atau anggota tim semua anggota tim maksudnya karena ada suatu jeda waktu untuk menyelesaikan masalah terbuang gitu karena tanpa adanya softskill ketangkasan semua anggota tim jadi ini anggap lebih lambat dari pekerja yang lain atau perusahaan yang lain ini akan membuat klien bosan atau jenuh karena pekerjaan diselesaikan tidak cepat
Setiap klien pasti menginginkan proyek yang diberikan pada ada perusahaan dikerjakan yang bisa dibantu pergerakannya sehingga client bisa memprediksi dari waktu ke waktu